4 Hal Budidaya Ikan Bawal yang Harus Diperhatikan

ternak bawal

Budidaya ikan bawal mulai banyak diminati oleh peternak ikan. Pasalnya kebutuhan komsumsi ikan bawal tergolong tinggi serta budidaya yang mudah dilakukan. Tingginya perminat bawal dikarenakan ikan ini memiliki daging dengan tekstur yang lembut dan gurih, sehingga menjadi salah satu primadona kuliner.

Sebenarnya membudidayakan ikan bawal tergolong mudah dan tidak jauh berbeda dengan membudidayakan ikan konsumsi lainnya. Namun, kesalahan dalam melakukan budidaya ini bisa menyebabkan ikan mudah mati sehingga keuntungan sulit diperoleh.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Budidaya Bawal

Bagi anda yang berniat melakukan budidaya bawal, berikut ini hal hal yang harus diperhatikan agar budidaya berjalan lancar.

1.Pemilihan Kolam Yang Tepat

Dalam membudidayakan ikan ini, maka penting memperhatikan kolam yang digunakan mengingat kolam merupakan habitat dari ikan itu sendiri.

Untuk ikan bawal, kolam yang digunakan bisa terbuat dari terpal maupun kolam beton. Namun, sebaiknya buatlah kolam yang senyaman mungkin serta ukuran kolam yang sesuai. Biasanya kolam bawal memiliki ukuran sekitar 7 x 10 meter.

2.Persiapan Pakan Sebelum Budidaya

Penting untuk menyiapkan pakan sebelum proses budidaya berjalan. Jangan sampai saat bibit ikan bawal sudah ada, tetapi ketersediakan pakan tidak ada. Hal ini bisa menyebabkan budidaya ikan bawal menjadi terhambat.

Selain itu, pemberian pakan juga harus dilakukan secara cukup, yaitu tidak boleh berlebihan maupun kurang karena bisa berakibat buruk pada kesehatannya.

3.Memilih Bibit yang Unggul

Kesalahan dalam budidaya bisa jadi disebabkan karena pemilihan saat membeli dari yang jual bibit ikan yang tidak tepat. Hal ini bisa menyebabkan bibit yang mudah mati dan mudah stress ketika terjadi perubahan lingkungan.

Selain itu, penting untuk membeli bibit yang dekat dengan lokasi budidaya ikan bawal agar pada saat proses pengiriman ikan tidak cepat mati.

4.Melakukan Pensortiran

Saat mendapatkan bibit, pastinya ukuran bibit ikan ini tidak sama. Maka dari itu perlu dilakukan pensortiran agar ukuran ikan yan ada di suatu kolam bisa seragam.

Hal ini bertujuan untuk mengurangi kompetisi saat menapatkan makanan. Tentunya ikan yang berukuran lebih kecil akan kesulitan mendapatkan makanan dibandingkan ikan yang berukuran lebih besar pada budidaya ikan bawal.

Dengan memperhatikan beberapa hal di atas, diharapkan budidaya ikan bawal bisa mendatangkan keuntungan yang lebih besar.